Terlihat Tidak Peduli

 

Aku duduk di dalam mobil, mesin masih menyala, tapi aku belum benar-benar ingin pulang. Hujan turun pelan di kaca depan sore itu. Lampu jalan memantul samar, membuat semuanya terlihat… sedikit buram. Tapi kali ini, perasaanku justru terlalu jelas.

Tadi, aku bilang sesuatu yang cukup tegas.

“Kalau memang tidak cocok, ya tidak usah dipaksakan.”

Singkat. Jelas. Tanpa celah.

Dan untuk pertama kalinya… aku tidak merasa ragu setelah mengatakannya.

Pikiranku kembali ke momen itu. Biasanya, akan ada bagian dari diriku yang mempertanyakan. Mengulang. Mencari kemungkinan lain.

Tapi tidak hari ini.

Di tanganku, layar ponsel masih menyala. Playlist di Spotify terus berjalan, mengisi ruang yang kosong tanpa banyak arti.

Sampai satu bagian terdengar lebih jelas,

“I couldn’t even care …less.”

Aku tersenyum. Bukan karena itu menyentuh. Tapi karena itu… tepat.

Aku ulang dalam hati. Bukan sebagai pembelaan. Tapi sebagai keputusan.

Selama ini, aku pikir menjadi kuat itu tentang bertahan. Menahan. Memberi ruang lebih.

Ternyata tidak selalu.

Kadang, menjadi kuat justru tentang tahu kapan berhenti. Tanpa harus menjelaskan. Tanpa harus dimengerti.

Aku bersandar ke kursi.

Ada banyak hal yang dulu akan aku pertahankan. Percakapan yang akan aku lanjutkan. Kesempatan yang akan aku kejar. Tapi tidak semua hal pantas diperjuangkan terlalu lama.

Beberapa hal… memang cukup sampai di situ.

Hujan semakin deras. Aku menatap lurus ke depan. Tidak ada yang perlu aku kejar dari bayangan di kaca. Tidak ada yang perlu aku ulang.

Lagu itu masih berjalan. Dan kali ini, aku tidak mencarinya makna lebih dalam. Karena tidak semua hal perlu diperdalam. Beberapa hal cukup diterima apa adanya.

Aku mematikan mesin mobil. Sunyi langsung mengambil alih. Dan anehnya… aku tidak merasa kehilangan apa-apa.

Mungkin, ini yang selama ini aku hindari, bukan tentang menjadi dingin, tapi tentang berani benar-benar tidak peduli, pada hal yang memang tidak lagi sejalan.

Karena pada akhirnya, kedewasaan bukan tentang selalu mempertahankan.

Tapi tentang tahu, apa yang layak diperjuangkan dan apa yang seharusnya dilepaskan tanpa ragu.

Inspired by Hearts2Hearts - Rude