Bukan Kebetulan


 Aku menyadarinya dari hal yang seharusnya sepele, aku mulai mencari kamu, di tempat-tempat yang bahkan tidak pernah kamu janjikan untuk ada.

Bukan karena kamu meminta. Bukan juga karena kita punya sesuatu yang jelas. Tapi entah kenapa, setiap kali dunia terasa terlalu ramai, yang terlintas di pikiranku selalu kamu.

Seolah-olah kepalaku sudah lebih dulu memilih, sebelum hatiku sempat mempertimbangkan.

Aku mencoba menjelaskan ini dengan logika. Bahwa mungkin ini hanya kebiasaan. Atau sekadar rasa penasaran yang terlalu lama dibiarkan.

Tapi semakin aku mencari alasan, semakin aku sadar, tidak semuanya bisa dijelaskan.

Karena kalau ini hanya “biasa”, seharusnya aku bisa berhenti kapan saja. Tapi nyatanya, aku tidak benar-benar ingin berhenti.

Ada sesuatu tentang kamu yang terasa… menarik ku sangat halus seperti angin semilir yang tanpa suara. Bukan seperti badai yang datang dan menghancurkan segalanya.

Mungkin kamu seperti gravitasi, tidak terlihat, tidak terdengar, tapi pasti. Dan tanpa sadar, aku terus bergerak mendekat.

Yang paling aneh adalah, aku tidak merasa kehilangan kendali. Aku justru merasa seperti akhirnya berada di tempat yang tepat. Padahal, aku bahkan tidak tahu ini akan membawaku ke mana.

Mungkin ini salah. Mungkin ini terlalu jauh untuk sesuatu yang belum punya nama.

Tapi setiap kali aku mencoba memberi jarak, selalu ada bagian dari diriku yang berbisik: “kenapa harus pergi, kalau di sini terasa benar?”

Aku tidak butuh kepastian besar. Tidak butuh janji yang terdengar indah.

Aku hanya ingin kamu tahu, kalau apa pun ini, aku tidak sedang setengah-setengah.

Jadi kalau kamu juga merasakannya, meski hanya sedikit, jangan diam terlalu lama.

Karena ada hal-hal yang ada di dunia ini yang tidak datang dua kali.

Dan entah kenapa, aku merasa…perasaan kita ini salah satunya.

Inspired by Supernatural - Ariana Grande